Kanker tiroid adalah jenis kanker yang sangat langka. Ketika terjadi pertumbuhan sel berlebih di kelenjar tiroid dan berisiko menjadi kanker, perubahan ini disebut kanker tiroid. Kanker ini dimulai dengan pertumbuhan sel-sel di kelenjar tiroid yang mengelilingi batang tenggorokan. Kelenjar ini melepaskan hormon yang membantu mengatur metabolisme dan fungsi tubuh, seperti pertumbuhan, suhu tubuh, tekanan darah, dll. Menurut penelitian, lebih dari 5 orang di seluruh dunia menderita penyakit ini. Jumlah pasien perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Setelah didiagnosis dengan penyakit yang mengancam jiwa ini, pasien mencari pilihan medis terbaik untuk mengobati kanker tiroid. Dengan fasilitas medis yang canggih, kanker jenis ini dapat diobati, dan semua pilihan terbaik untuk pengobatan kanker tiroid akan dijelaskan di bawah ini.
Jenis-jenis Kanker Tiroid
Kanker serviks dibagi menjadi empat jenis berdasarkan asal sel kankernya, yaitu:
- Kanker Papiler: Kanker ini umum dan menyerang kelenjar getah bening di leher. Kanker jenis ini dapat diobati dengan pengobatan.
- Kanker Folikel: Kanker ini menyebar ke bagian tulang dan organ lain, seperti paru-paru. Kanker ini merupakan kanker metastasis, sehingga pengobatannya tidak mudah.
- Kanker Meduler: Modifikasi pada urutan gen atau DNA dan riwayat keluarga dengan penyakit yang sama bisa menjadi penyebabnya. jenis kanker.
- Kanker Anaplastik: Sulit diobati karena menyebar lebih cepat ke bagian tubuh lainnya.
Gejala dan Tanda Kanker Tiroid
Kanker tiroid memiliki beberapa gejala yang terlihat, yaitu berupa benjolan tanpa rasa sakit di pangkal leher. Namun, tanda-tanda awal kanker tiroid yang dapat terlihat adalah sebagai berikut:
- Kesulitan menelan
- Sakit tenggorokan
- Leher bengkak karena benjolan
- Sakit telinga
- Perubahan suara akibat suara serak di tenggorokan
- nafsu makan berkurang
- Merasa lelah
- Kesulitan bernafas
- Batuk kronis
Penyebab Kanker Tiroid
Penyebab pasti kanker tiroid belum diketahui sepenuhnya, namun berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkannya.
- Kekurangan yodium
- Faktor gender seperti perempuan lebih rentan dibandingkan laki-laki
- Paparan radiasi
- Kegemukan
- Orang-orang berusia 25 hingga 65 tahun lebih mungkin terkena penyakit ini
- Riwayat keluarga dengan penyakit yang berhubungan dengan tiroid
- Mutasi genetik dapat menyebabkan perubahan pada gen yang sehat
Prosedur Pengobatan Kanker Tiroid
Ada beberapa protokol yang harus diikuti sebelum memulai pengobatan kanker tiroid. Protokol-protokol tersebut disebutkan di bawah ini:
Diagnosis & Tes
Penyakit harus dideteksi sebelum memulai pengobatan, sehingga dokter dapat melakukan tes berikut:
- Tes pencitraan seperti PET dan CT scan
- Tes darah
- Biopsi
- Pemeriksaan fisik
- MRI
- Endoskopi tenggorokan
- Tes fungsi tiroid atau penyerapan yodium radioaktif
- Ultrasound
magang
Stadiumnya menggambarkan seberapa cepat penyebarannya dan ukurannya. Sistem TNM digunakan untuk menggambarkan stadium kanker tiroid.
- T (Tumor): Menggambarkan ukuran dan lokasi pasti tumor.
- N (Node): Menunjukkan apakah kelenjar getah bening telah terpengaruh atau tidak oleh kanker ini.
- M (Metastasis): Ini adalah fase metastasis di mana kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Pilihan Pengobatan Kanker Tiroid
Berdasarkan jenis dan stadium kanker, pengobatan dapat dimulai. Seorang tenaga kesehatan profesional akan memberikan rencana pengobatan yang efektif untuk melawan kanker tiroid. Terdapat beberapa pilihan pengobatan tumor tiroid, yaitu:
- Operasi: Tindakan pertama yang dilakukan untuk mengangkat lobus disebut lobektomi, dan pengangkatan seluruh kelenjar tiroid disebut tiroidektomi. Operasi ini dilakukan berdasarkan ukuran dan keberadaan sel-sel abnormal tersebut.
- Kemoterapi: Ada beberapa obat yang digunakan untuk menghentikan dan membunuh sel-sel kanker yang menyebar. Obat-obatan ini dapat dikonsumsi melalui mulut atau vena. Zat kimia ini memengaruhi area spesifik sel-sel penghasil kanker.
- Terapi Hormon Tiroid: Membantu menghilangkan hormon-hormon yang dapat meningkatkan risiko kanker tiroid.
- Perawatan Radioiodin: Perawatan ini menggunakan yodium radioaktif dalam bentuk larutan atau tablet. Kelenjar tiroid menyerap radioiodin ini dan dengan cara ini, obat tersebut membunuh sel kanker di tiroid.
- Terapi Bertarget: Dalam perawatan ini, obat-obatan yang digunakan adalah yang mengidentifikasi dan menyerang sel-sel kanker. Terdapat beberapa inhibitor yang memblokir sinyal dan protein sel-sel yang memicu kanker.
- Terapi radiasi: Ada dua jenis terapi radiasi, di mana sinar tinggi digunakan untuk membunuh sel tumor. Dalam terapi radiasi internal, zat radioaktif dimasukkan ke dalam sel kanker tiroid melalui kawat atau kateter.
