Kanker usus besar adalah masalah utama yang memengaruhi pria dan wanita. Kanker ini sebagian besar terjadi di rektum atau usus besar. jenis kanker yang dimulai di usus besar. Penderita penyakit serius ini harus mencari ahli bedah berpengalaman yang dapat melakukan perawatan kanker usus besar. Kanker usus besar adalah masalah yang terjadi di usus besar. Kanker ini juga dikenal sebagai kanker kolorektal atau kanker usus. Masalah umum ini terjadi pada semua usia, yang melibatkan berbagai perawatan seperti kemoterapi, terapi target, imunoterapi, dll.
Jenis-jenis Kanker Usus Besar
Ada beberapa jenis kanker usus besar, termasuk:
- Adenokarsinoma: Kanker ini menyerang berbagai organ pada pria dan wanita. Masalah ini terjadi pada kelenjar penghasil lendir.
- Limfoma: Limfoma adalah kanker yang memengaruhi sel-sel sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini umumnya terjadi pada kelenjar getah bening.
- Sarkoma:Sarkoma adalah tumor ganas yang terjadi pada otot, tulang, tulang rawan, dan jaringan ikat lainnya.
- Tumor Stroma Gastrointestinal (GIST)Kanker yang terutama terjadi pada sel saraf dinding saluran pencernaan. Masalah ini sebagian besar terjadi di lambung dan usus halus.
Gejala Kanker Usus Besar
Gejala kanker usus besar adalah sebagai berikut:
- Mual dan muntah: Kanker usus besar atau rektum menyumbat usus besar dan menyebabkan mual serta muntah. Masalah ini juga menyebabkan sembelit kronis. Jika seseorang mengalami gejala ini, mereka harus segera mencari pertolongan medis.
- Sakit Perut dan Kembung: Nyeri di perut atau lambung, kembung merupakan tanda dan gejala yang terjadi akibat kanker usus besar. Seseorang membutuhkan bantuan medis untuk mengatasi gejala ini.
- Penurunan Berat Badan yang Tidak Dapat Dijelaskan: Seseorang tidak boleh menurunkan berat badan tanpa alasan apa pun karena tubuh menggunakan energi untuk melawan kanker.
- Nyeri Panggul: Terjadinya nyeri panggul dapat menyebabkan kanker yang memengaruhi area panggul. Masalah ini serius bagi pasien yang menderita kanker rektum atau usus besar.
- Pendarahan Rektal: Pendarahan di rektum atau usus besar bisa menjadi tanda dan gejala kanker usus besar. Pendarahan juga bisa terjadi karena wasir.
- Anemia: Anemia adalah kelainan darah yang terjadi ketika tubuh Anda kekurangan hemoglobin. Pendarahan usus dapat menyebabkan masalah ini jika Anda menderita kanker usus besar atau rektum. Gangguan ini terdiri dari berbagai gejala seperti kelelahan, peningkatan detak jantung, dan sebagainya.
- Darah dalam tinja: Darah bisa berwarna merah atau gelap, seperti ter, yang bisa menjadi tanda dan gejala kanker usus besar. Pendarahan mungkin tidak terlihat di kulit Anda, tetapi dapat terdeteksi selama tes tinja.
Bagaimana cara mengobati Kanker Usus Besar?
Kanker usus besar dapat diobati dengan cara berikut:
- Berhenti merokok: Merokok menyebabkan banyak masalah bagi individu, termasuk kanker usus besar. Berhenti merokok dapat mengurangi risiko masalah ini.
- Makan Diet Seimbang: Pola makan yang kaya buah, sayur, dan biji-bijian utuh bermanfaat bagi kesehatan Anda. Hindari konsumsi daging merah dan olahan dalam jumlah besar, yang meningkatkan risiko kanker usus besar.
- Latihan rutin: Olahraga teratur sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Ini membantu mengurangi gejala kanker usus besar.
- Batasan Alkohol: Kanker usus besar menjadi berisiko jika alkohol dikonsumsi berlebihan. Oleh karena itu, seseorang harus mengonsumsi alkohol secukupnya.
- Pertahankan Berat Badan yang Sehat: Obesitas atau kelebihan berat badan meningkatkan risiko kanker usus besar bagi pria dan wanita. Mereka harus menjaga kesehatan, yang membantu menurunkan risiko tersebut.
Pengobatan Umum Kanker Usus Besar
Kanker usus besar melibatkan banyak perawatan, yaitu sebagai berikut:
- Operasi: Tujuan pembedahan adalah untuk mengangkat tumor dan jaringan tubuh lainnya. Ini merupakan pengobatan utama untuk masalah ini.
- Kemoterapi: Obat kuat yang membunuh sel kanker pada pasien yang menjalani kemoterapi. Ini merupakan pilihan lain setelah operasi. Terapi ini digunakan untuk mengobati kanker besar atau kanker yang memengaruhi kelenjar getah bening. Terapi ini meredakan gejala kanker usus besar, yang tidak mungkin diatasi setelah operasi.
- Terapi radiasi: Terapi radiasi membunuh sel kanker dengan sinar energi yang kuat. Terapi ini mengobati kanker yang besar pada pasien. Terapi ini membantu meredakan gejala kanker usus besar seperti nyeri.
- Imunoterapi: Imunoterapi adalah pengobatan umum dengan obat-obatan yang membantu melawan sistem kekebalan tubuh dengan menyerang kuman dan sel kanker lainnya di dalam tubuh. Perawatan ini terutama bermanfaat untuk kanker usus besar stadium lanjut.
- Terapi Bertarget: Terapi target memblokir zat kimia tertentu dengan bantuan obat. Terapi ini membantu membunuh sel kanker dan mencegah kanker usus besar pada pasien. Terapi ini, dikombinasikan dengan imunoterapi, bermanfaat dalam pengobatan kanker usus besar stadium lanjut.
Tes Diagnosis Kanker Usus Besar
- Tes Penyaringan: Tes skrining sangat penting untuk deteksi dini kanker usus besar. Perawatan ini bermanfaat bagi mereka yang berusia 45 tahun ke bawah. Dokter menggunakan kolonoskopi untuk memeriksa tumor di dalam tubuh. Jika ditemukan area yang terinfeksi, mereka akan menggunakan biopsi untuk tes diagnostik.
- Riwayat Medis dan Pemeriksaan Fisik: Dokter akan menanyakan pasien tentang faktor risiko, gejala, dan riwayat medis kanker usus besar. Mereka juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk pengobatan.
- Tes Pencitraan: Dokter menggunakan pemindaian PET, CT, atau MRI untuk menentukan tingkat penyebaran kanker, apakah telah menyebar ke bagian tubuh lainnya.
